Ragam Indonesia Pada Busana di

Indonesia Fashion Week 2018

          Indonesia Fashion Week merupakan salah satu ajang busana terbesar di negeri ini. Pada tahun ini Indonesia Fashion Week diselenggarakan pada 28-31 Maret 2018 di Jakarta Convention Center. Pada peragaan hari ketiga ajang busana tersebut mengusung tema The Heritage of Ancient Komodo. Warisan kuno Komodo menghiasi busana-busana yang diperagakan pada hari ketiga Indonesia Fashion Week 2018.

             Sebanyak delapan perancang memamerkan koleksi terbaiknya yaitu Itang Yunasz, Fame Agenda by Monica Lim, Coenrad by Kunce, Cosmonic by Sonny Muchlison, Nusa Ikat oleh Vicky Soetonno, Nanie Rachmat, Priya by Dana, dan Agnes Budisurya. Sejak pertama para penonton sudah dimanjakan dengan keindahan busana dari koleksi terbaik para perancang. Pulau Komodo menjadi inspirasi para perancang dalam peragaan malam itu.

             Peragaan dibuka dengan koleksi dari Itang Yunasz yang didominasi oleh warna merah, coklat dan biru, keindahan Indonesia tercorak pada kain yang bermotif tenun sumba kekayaan dari Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur. Para model memeragakan koleksi dari Itang Yunasz dengan begitu anggun dan elok sesuai dengan busana yang dikenakan. Seluruh mata penonton tertuju pada koleksi indah Itang Yunasz.

         Kemudian koleksi Fame Agenda yang dirancang oleh perancang asal Australia Monica Lim juga ikut unjuk koleksinya di peragaan hari ketiga Indonesia Fashion Week. Koleksinya dibuka dengan busana-busana kain putih yang elegan. Kemudian dilanjutkan dengan busana koleksinya yang bercorak bunga-bunga asal Indonesia dan corak ular. Perpaduan antara bunga dan ular ini membuat koleksinya terlihat unik.

        Peragaan ditutup dengan koleksi dari perancang Agnes Budisurya. Koleksinya bercorak hewan-hewan asal Indonesia dengan selendang bercorak batik yang melingkar pada model membuat koleksinya terlihat sangat anggun. Keindahan corak Indonesia sangat kental pada koleksi Agnes Budisurya